IHSG Rabu Ditutup Melemah 1,3% ke 5154; Fluktuatif Ditekan Sentimen Regional

602

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Rabu sore ini (11/3) terpantau melemah tajam 1,28% atau 66,721 poin ke level 5.154,105 setelah dibuka naik ke level 5.231,609. IHSG fluktuatif dari awalnya rebound dari oversold-nya lalu tergerus tajam aksi jual sentimen negatif regional, sementara bursa kawasan Asia hari ini umumnya melemah di tengah pasar yang menantikan paket stimulus oleh merebaknya pandemi virus corona.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini melemah tipis 0,05% atau 7 poin ke level Rp 14.353, dengan dollar AS di pasar uang Eropa dalam koreksi setelah kemarin rebound tajam, tertekan terhadap mata uang safe haven lainnya dalam perdagangan yang volatile. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.346.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik 13,88 poin (0,26%) ke level 5.231,609. Indeks LQ45 bertambah 2 poin (0,34%) ke level 835. Siang ini, di penutupan sesi pertama IHSG terpantau turun 11 poin (0,21%) ke level 5.209. Sedangkan indeks LQ45 turun 1 poin (0,13%) ke level 831.

IHSG kemudian terus tertekan melayang di zona merah, dan di akhir sesi ditutup melemah tajam 1,28% atau 66,721 poin ke level 5.154,105. Indeks LQ45 turun 12,700 poin (1,28%) ke level 819,773. Hari ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industri dasar yang merosot 3,94%, diikuti sektor infrastruktur yang turun 3,34%.

Tercatat sebanyak 78 saham naik, 350 saham turun dan 114 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 479.18 kali transaksi sebanyak 6,69 miliar lembar saham senilai Rp 6,64 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 2,27% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,63%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Wijaya Karya (WIKA) -9,68%, Waskita (WSKT) -9,41%, PGN (PGAS) -6,64%, dan XL Axiata (EXCL) -6,34%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini gagal bangkit dari area oversold-nya oleh kuatnya tekanan sentimen negatif dari kawasan, sementara bursa regional umumnya melemah di tengah investor yang berekspektasi akan munculnya paket stimulus akibat terus merebaknya pandemi virus corona. Berikutnya IHSG nampaknya masih mungkin berupaya bangkit lagi dari sekitar area oversold yang dalam, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.365 dan 5.715. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.112, dan bila tembus ke level 5.022.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here