(Vibiznews – Commodity) – Meskipun terjadi crash pada perdagangan saham global, harga karet berjangka di bursa internasional alami penguatan oleh aksi bargain hunting pasar setelah perdagangan sebelumnya anjlok cukup signifikan. Kenaikan harga pada perdagangan hari Jumat (13/03/2020) disupport oleh pelemahan uang yen Jepang dan juga rebound harga minyak mentah.
Rebound harga karet tersebut terjadi di bursa komoditi Jepang (Tocom) yang juga diikuti pada perdagangan karet berjangka di bursa Singapura (Sicom) dan juga bursa komoditi China (SHFE).
Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Agustus 2020 akhir perdagangan hari Jumat (14/03/2020) ditutup menguat 2,1 yen atau 1,3% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 162,2 yen setelah sempat naik pada posisi 162,3 yen dan turun ke posisi 156 yen.
Untuk harga karet Kontrak yang banyak diperdagangkan di Sicom, kontrak bulan Juni 2020, harga kontrak naik US$ 0,7 atau 0,6 persen menjadi US$ 126.7. Demikian di bursa Shanghai (SHFE), harga naik sekitar 130 yuan ke posisi 10540 yuan.
Terpantau yen Jepang terhadap dolar AS kini melemah 1,24% dalam pasangan USDJPY pada perdagangan sesi Eropa hari ini. Sementara harga minyak mentah dunia atau minyak Brent naik 5,17% ke posisi US$ 34,35 per barel.
Jul Allens / Analis Senior Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



