(Vibiznews – Commodity) – Karet berjangka yang dijual semakin murah sepanjang 4 pekan terakhir di bursa komoditi internasional, perdagangan awal pekan hari Senin (23/03/2020) harga karet kembali terpukul baik di bursa Tokyo (Tocom), bursa Singapura (Sicom) dan juga bursa Shanghai (SHFE).
Anjloknya harga karet secara fundamental masih dipicu oleh implikasi negatif pandemik corona, dan juga dipengaruhi oleh pergerakan yen Jepang yang menguat dan juga anjloknya harga minyak acuan internasional.
Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Agustus 2020 akhir perdagangan hari Senin (23/03/2020) sesi sore ditutup turun hingga 5,1 yen atau 3,3% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 148,9 yen setelah sempat naik pada posisi 154,3 yen dan turun ke posisi 147,3 yen yang merupakan harga terendah sejak perdagangan bulan Juli 2016.
Untuk harga karet Kontrak yang banyak diperdagangkan di Sicom, kontrak bulan Juni 2020, harga kontrak turun US$ 8,6 atau 7,3 persen menjadi US$ 109.6. Demikian di bursa Shanghai (SHFE), harga turun sekitar 455 yuan ke posisi 9370 yuan.
Terpantau yen Jepang terhadap dolar AS pada sesi Eropa sore ini menguat 0,22% dalam pasangan USDJPY. Sementara harga minyak mentah dunia atau minyak Brent kini sedang turun 4,26% ke posisi US$ 25,80 per barel.
Jul Allens / Analis Senior Vibiz Research Center-Vibiz Consulting