(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (15/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau terkoreksi, sementara dollar AS di pasar Asia berupaya naik setelah melemah 4 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,32% atau 50 poin ke level Rp 15.680 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.630.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.645, kemudian bergerak lemah ke Rp15.690, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.680. Terkoreksinya rupiah terjadi sementara dollar merangkak naik di pasar uang Asia setelah turun 4 hari sesi sebelumnya, tertekan dengan mulai kembalinya minat investor kepada asset berisiko di tengah harapan pandemi sudah mencapai puncaknya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik terbatas ke level 98,87, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,84.
Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama, terpantau menguat 0,40% atau 19,342 poin ke level 4.724,008, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bergerak terbatas setelah IMF memperingatkan ekonomi dunia akan jatuh ke jurang resesi yang dalam.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 15.287 – Rp 16.575.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido