(Vibiznews – Commodity) – Posisi menguatnya nilai mata uang yen Jepang terhadap dolar AS di pasar Asia hari Selasa (12/05/2020), memicu profit taking terhadap harga karet yang awal sesi sempat menanjak tinggi di bursa komoditas Tokyo. Sejak awal sesi harga karet sudah naik oleh posisi pergerakan harga minyak mentah dunia yang menguat.
Namun jelang penutupan terkoreksi oleh reboundnya mata uang yen Jepang terhadap dolar AS yang sebelumnya telah anjlok ke posisi terendah 3 pekan lebih. Terpantau harga minyak mentah terus bergerak naik dengan penguatan 1 persen lebih. Anjlojnya harga karet Tocom ini diikuti oleh perdagangan bursa internasional lainnya.
Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Oktober 2020 akhir perdagangan sesi sore ditutup menguat 0,5 yen atau 0,3% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 152.3 yen setelah sempat mencapai posisi tertinggi hari di 154.6 yen dan sempat turun ke posisi 152.2 yen.
Demikian untuk harga karet di bursa Sicom, untuk kontrak bulan Agustus alami penurunan US$1 atau 0,87% ke posisi US$114.2. Harga karet alami yang banyak diperdagangkan di bursa Shanghai (SHFE) yaitu kontrak bulan September ditutup dengan harga di posisi 10235 yuan, yang turun sekitar 125 yuan atau 1,2% dari posisi sebelumnya.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting