(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom yang sempat menguat selama 2 hari terakhir, alami profit taking pada perdagangan hari Rabu (13/05/2020) di bursa komoditas berjangka Tokyo. Penurunan harga juga terjadi pada perdagangan karet di bursa China dan juga Singapura yang sering menjadi indikator acuan harga beberapa negara.
Tekanan jual yang terjadi pada komoditas karet berjangka hari ini dipicu oleh penguatan yen Jepang terhadap dolar AS di bursa komoditas Tokyo dan juga sejak awal sesi terpukul oleh anjloknya harga minyak mentah acuan internasional seperti minyak Brent yang sepanjang sesi Asia lemah.
Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Oktober 2020 akhir perdagangan sesi sore ditutup melemah 0,2 yen atau 0,13% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 152.1 yen setelah sempat mencapai posisi tertinggi hari di 152.9 yen dan sempat turun ke posisi 150.7 yen.
Demikian untuk harga karet di bursa Sicom, untuk kontrak bulan September alami penurunan US$0,7 atau 0,60% ke posisi US$114.2. Harga karet alami yang banyak diperdagangkan di bursa Shanghai (SHFE) yaitu kontrak bulan September ditutup dengan harga di posisi 10245 yuan, yang turun sekitar 70 yuan atau 0,67% dari posisi sebelumnya.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



