(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom yang menjadi acuan harga karet berjangka internasional terus mendaki hingga naik ke posisi tertinggi dalam 12 pekan atau sekitar 3 bulan pada perdagangan hari Rabu (03/06/2020). Pada perdagangan sesi Asia kenaikan harga di bursa komoditas Jepang ini diikuti juga oleh perdagangan karet di bursa China dan juga Singapura.
Laju harga komoditas yang sering dipakai pada industri otomotif dan juga sarung tangan ini mendapat sentimen yang sama dengan yang terjadi pada perdagangan bursa saham Jepang. Dimana investor masih memiliki optimisme dibukanya kembali kegiatan ekonomi global yang selama ini tertutup oleh permasalahan covid-19.
Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan November 2020 akhir perdagangan sesi sore ditutup menguat 1,7 yen atau 1,08% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 157.0 yen, setelah sempat mencapai posisi rendah di posisi 155.3 yen dan posisi tertinggi di 157,7 yang merupakan posisi tertinggi sejak perdagangan 12 Maret.
Penguatan harga juga terjadi pada perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), untuk karet kontrak bulan September ditutup dengan harga di posisi 10415 yuan, yang menguat sekitar 90 yuan atau 0,8% dari posisi sebelumnya. Demikian untuk karet di Sicom, untuk kontrak berjangka bulan Juli meningkat US$0,7 atau 0,59% ke posisi 118.5.
Kenaikan harga karet Tocom selain mendapat support dari sentimen investor global juga oleh posisi harga minyak mentah yang terus mendaki ke posisi harga tertinggi dalam 3 bulan. Terpantau harga minyak mentah Brent alami kenaikan 1,94% menyambut pertemuan OPEC besok.
Selain itu juga di Tocom, permintaan karet terus bertambah seiring posisi pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS yang menguntungkan investor di bursa komoditas Jepang. Namun kini terpantau nilai kurs yen bergerak kuat dan lebih tinggi dari posisi awal perdagangan.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



