(Vibiznews – Commodity) – Setelah bergerak sideways selama 3 hari perdagangan, harga batubara yang diperdagangkan di bursa komoditas berjangka internasional turun cukup signifikan. Harga batubara NewCastle yang terpantau pada penutupan sesi ICE Eropa hari Jumat (05/06/2020) retreat merespon sentimen negatif bursa saham kawasan Eropa yang ditutup pada zona merah.
Perdagangan sebelumnya harga batubara alami tekanan jual dari pergerakan harga minyak mentah dunia yang sedang melemah, dan itu masih mempengaruhi pergerakan awal sesi di bursa Eropa. Meski kemudian harga minyak rebound, tekanan terus berlangsung di ICE Eropa.
Harga batubara NewCastle untuk kontrak batubara berjangka yang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Juli 2020 di ICE Eropa ditutup pada posisi US$55,40 yang alami penurunan US$1,10 atau 1,95% dari posisi penutupan sesi sebelumnya.
Tekanan jual batubara secara fundamental dipengaruhi oleh laporan Forbes yang menyebutkan baru bulan ini, untuk pertama kalinya dalam 135 tahun, bahwa konsumsi energi terbarukan Amerika Serikat melampaui konsumsi batu bara. Hal ini menambah turunnya permintaan batubara global setelah China dan India menunda impor mereka cukup lama.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



