IHSG Rabu Pagi Terkoreksi ke 4989; Profit Taking Setelah Rally Panjang

530
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (10/6) terpantau terkoreksi signifikan 0,89% atau -44,739 poin ke level 4.989,836 setelah dibuka stabil ke level 5.035,055. IHSG melemah setelah rally 3 mingguan dan searah dengan indeks regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya bias melemah terpengaruh rilis inflasi China yang lebih rendah dari ekspektasi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,18% atau 25 poin ke level Rp 13.915, dengan dollar AS di pasar uang Asia bertahan terkoreksi lagi di sesi sebelumnya; tertekan oleh spekulasi pasar bahwa the Fed akan mengontrol kenaikan yields obligasi pemerintah dalam pertemuan minggu ini. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.890.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 32 poin (0,64%) ke level 5.035. Indeks LQ45 juga turun 9 poin (1,31%) ke level 772. Pagi ini IHSG terpantau terkoreksi signifikan 0,89% atau -44,739 poin ke level 4.989,836. Sementara LQ45 terlihat turun 1,35% atau 10,571 poin ke level 772,560.

Tercatat saat ini sebanyak 124 saham naik, 188 saham turun dan 133 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Rabu subuh ini ditutup variatif  dan bias melemah. Penurunan ini merupakan koreksi dari penguatan tajam indeks saham AS selama satu pekan berturut-turut. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat variative, di antaranya Nikkei yang menguat 0,16%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,61%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi profit taking di area overbought-nya setelah rally 3 mingguan di tengah koreksi bursa global, sementara bursa regional tampak dalam bias melemah terpengaruh rilis inflasi China yang lebih rendah dari ekspektasi dan koreksi dari bursa AS. Berikutnya IHSG masih sedang ditahan profit taking, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.621, dan bila tembus ke level 4.460.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here