IHSG Jumat Siang Melemah 70 Poin ke 5209; Bursa Asia Kompak di Zona Merah

518
IHSG Ditutup Anjlok 1,83% Sore Ini, Saham Bank Jumbo Penyeretnya
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (4/9) terpantau melemah signifikan 70,866 poin (1,34%) ke level 5.209,947 setelah dibuka melemah ke level 5.211,502. IHSG dari awal terus  berada di zona merah mengikuti sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah setelah Wall Street terkoreksi tajam paska beberapa kali mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,04% atau 6 poin ke level Rp 14.772, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah menguat 3 hari di sesi sebelumnya; di tengah investor menantikan data tenaga kerja AS yang diharapkan dapat memangkas keraguan prospek pemulihan ekonomi Amerika. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.778.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah signifikan 69,311 poin (1,31%) ke level 5.211,502. Sedangkan indeks LQ45 turun 14,601 poin (1,75%) ke level 820,137. Siang ini IHSG melemah cukup tajam 70,866 poin (1,34%) ke level 5.209,947. Sementara LQ45 terlihat turun 1,73% atau 14,423 poin ke level 820,315.

Siang ini semua dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor aneka industri yang merosot 1,79%, diikuti sektor industri dasar yang turun 1,71%.

Tercatat sebanyak 93 saham naik, 325 saham turun dan 137 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 422.72 kali transaksi sebanyak 7,62 miliar lembar saham senilai Rp 3,835 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 1,24%, dan Indeks Hang Seng yang turun 1,63%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank BNI (BBNI) -3,74%, PGN (PGAS) -2,67%, Adaro (ADRO) -2,49%, dan Astra (ASII) -2,42%,

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terus di zona merah mengikuti sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah setelah Wall Street terkoreksi tajam. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona merahnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.406 dan 5.715. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.120, dan bila tembus ke level 4.928.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here