(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom di bursa Osaka-Jepang anjlok sangat signifikan di kisaran harga terendah 2 pekan pada akhir perdagangan komoditas berjangka hari Jumat (11/9/2020). Penurunan harga juga terjadi pada perdagangan karet di bursa komoditas internasional lainnya seperti Sicom dan juga SHFE. Secara mingguan harga karet Tocom kembali melemah dengan penurunan 1,45% dari pekan sebelumnya yang bearish.
Anjloknya harga karet masih dipicu oleh posisi harga minyak mentah yang bergerak lebih rendah di kisaran harga terendah 3 bulan. Selain itu juga sentimen dikhawatirkan meningkatnya jumlah panen karet di negara produsen utama yaitu Thailand oleh dukungan cuaca yang baik.
Harga karet alami di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Januari 2021 akhir perdagangan sesi sore ditutup anjlok 3,7 yen atau 2,06% dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 176.3 yen, kisaran harga terendah 2 pekan. Sempat bergerak kuat ke posisi 180,0 setelah dibuka pada 179,8.
Terpukulnya harga karet Tocom mendapat tekanan dari posisi penguatan yen Jepang terhadap dolar AS sejak awal sesi. Sentimen investor di Osaka juga dipengaruhi data harga produsen di Jepang yang turun 0,5% di bulan Agustus setelah turun 0,9% di bulan Juli.
Harga karet di bursa Singapura – Sicom, untuk kontrak berjangka bulan Januari 2021 ditutup turun $0,1 atau 0,07% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 135,7. Untuk perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), harga karet kontrak bulan Januari 2021 berada di posisi 12210 yuan, yang anjlok 30 yuan atau 0,15% dari posisi sebelumnya.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



