(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (18/11) terpantau menguat 21,217 poin (0,38%) ke level 5.551,157 setelah dibuka menguat ke level 5.549,017. IHSG lanjut rally ke sekitar 8 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif setelah Wall Street terkoreksi oleh meningkatnya kasus virus, serta rilis kinerja ekspor Jepang yang pulih.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau terkoreksi 0,23% atau 32 poin ke level Rp 14.087, dengan dollar di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah terkoreksi 4 hari di sesi sebelumnya; di tengah meningkatnya kasus virus di AS yang meredam harapan dari perkembangan vaksin. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.055.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 19,077 poin (0,34%) ke level 5.549,017. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,906 poin (0,44%) ke level 885,716. Siang ini IHSG menguat 21,217 poin (0,38%) ke level 5.551,157. Sementara LQ45 terlihat naik 0,23% atau 2,033 poin ke level 883,843.
Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor consumer yang menanjak 1,13%, diikuti sector pertambangan yang naik 0,99%.
Tercatat sebanyak 224 saham naik, 177 saham turun dan 190 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk sangat ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 554,15 kali transaksi sebanyak 9,13 miliar lembar saham senilai Rp 7,009 triliun.
Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,76%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,60%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain PGN (PGAS) 5,91%, Timah (TINS) 5,16%, Antam (ANTM) 4,20%, dan BRI Syariah (BRIS) 2,68%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini meneruskan rally di hari keempatnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini variatif setelah Wall Street terkoreksi oleh meningkatnya kasus virus, serta rilis kinerja ekspor Jepang yang pulih. Berikutnya IHSG kemungkinan diintip profit taking namun masih bisa bertahan di zona positifnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.638 dan 5.751. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.105, dan bila tembus ke level 5.063.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido



