(Vibiznews – Commodity) – Pasar karet Tocom awal pekan di bursa Osaka tutup oleh libur publik Jepang pada hari Senin (23/11/2020), namun perdagangan karet komoditas internasional lainnya bergerak kuat melanjutkan trend positif pekan lalu. Harga karet di SHFE naik ke posisi tertinggi 2 pekan lebih sedangkan karet Sicom naik ke posisi tertinggi sepekan.
Kenaikan harga karet dipicu oleh peningkatan permintaan dari negara konsumen terbesar dunia seperti China dan India. Setelah industri otomotif di China sedang membutuhkan banyak permintaan karet, permintaan karet untuk industri ban India meningkat. Dari sisi supply, kondisi cuaca yang tidak menguntungkan di negara produsen utama seperti Thailand, menimbulkan kekhawatiran atas produksi.
Dari sisi perdagangan berjangka, kenaikan harga karet mendapat support dari pergerakan kuat harga minyak mentah dunia yang mendaki ke posisi tertinggi 2 bulan lebih oleh harapan laporan perkembangan vaksin coronvirus di Amerika Serikat.
Harga karet di bursa Shanghai (SHFE), khusus untuk kontrak bulan Januari 2021 ditutup naik 250 poin atau 1,7% ke posisi 14605 yuan, posisi tertinggi sejak 6 November. Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom, kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Januari 2021 ditutup naik US$3,2 atau 2,07% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 157,7, tertinggi sejak 16 November.
Sebagai informasi, harga karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Maret 2021 akhir pekan lalu ditutup anjlok 2,8 yen atau 1,25% ke posisi 226.8 yen per kg. Secara mingguan bergerak bearish dengan penurunan 3,74% setelah pekan sebelumnya naik 5,98%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center



