(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (22/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,53% atau 75 poin ke level Rp 14.205 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.130.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.140, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.205, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.205. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar naik di pasar uang Eropa setelah fluktuatif dan volatile; bangkit sebagai safe haven oleh kekhawatiran investor di tengah isyu varian baru virus corona di Inggris dalam volume pasar yang tipis.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 90,30, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 90,04.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi, terpantau terkoreksi tajam 142,236 poin (2,31%) ke level 6.023,289, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di tengah investor yang mengkhawatirkan adanya varian baru virus corona di Inggris.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.992 – Rp 14.232.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido