IHSG Kamis Siang Menguat Terbatas ke Level 6.210; Dalam Konsolidasi, Bias Positif

476
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (11/2) terpantau menguat terbatas 8,053 poin (0,13%) ke level 6.209,881 setelah dibuka menanjak ke level 6.227,197. IHSG fluktuatif di dua zona lalu beranjak naik, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif di tengah liburnya pasar di Asia Timur sedangkan Dow Jones ditutup dalam rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,09% atau 13 poin ke level Rp 13.995, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun sedikit setelah melemah 4 hari di sesi sebelumnya; di sekitar 2 minggu terendahnya tertekan oleh lambatnya inflasi AS dan pernyataan the Fed akan terus pertahankan suku bunga rendah. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.982.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 25,369 poin (0,41%) ke level 6.227,197. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,956 poin (0,42%) ke level 956,986.  Siang ini IHSG menguat terbatas 8,053 poin (0,13%) ke level 6.209,881. Sementara LQ45 terlihat turun 0,10% atau 0,984 poin ke level 952,046.

Siang ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang menanjak 1,08%, diikuti sektor keuangan yang naik 0,33%.

Tercatat sebanyak 210 saham naik, 220 saham turun dan 186 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 642,71 kali transaksi sebanyak 7,73 miliar lembar saham senilai Rp 6,735 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya variatif, di antaranya Indeks Straits Times yang turun 0,01%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,45%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lainHarum Energy (HRUM) 6,08%, Itama (IRRA) 5,47%, Vale (INCO) 5,39%, dan Indosat (ISAT) 5,39%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif dua zona lalu beranjak naik, sementara bursa Asia mixed di tengah liburnya pasar di Asia Timur sedangkan Dow Jones ditutup dalam rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi namun masih dalam tren positif, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.322 dan 6.505. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.018, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here