Harga Gula Turun ke Harga Terendah 1 1/2 bulan

631

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula pada penutupan pasar hari Senin turun ke harga terendah 1 ½ bulan, melimpahnya produksi India, menurut Indian Sugar Trade Association perkiraan produksi gula India di 2020/21 naik 9%. Permintaan gula turun karena pandemi covid -19 gelombang ke tiga berlangsung di Eropa sehingga lockdown diperpanjang dan pembatasan perjalanan diperlakukan. Lockdown di Jerman diperpanjang sampai 18 April.

Harga gula Mei di ICE New York turun 23 sen (1.46%) menjadi $15.53 dan harga gula Mei di London turun 0.88%.

India Sugar Mills Association pada hari Rabu mengatakan bahwa produksi gula India dari Oktober sampai 15 Maret naik 20% dari tahun lalu menjadi 25.87 MMT. The India Sugar Trade Association pada 11 Februari memperkirakan bahwa produksi gula India di 2020/21 naik 9% dari tahun lalu menjadi 29.9 MMT.

Permintaan gula turun kembali karena gelombang ke tiga pandemi covid di Eropa sehingga lockdown diperpanjang dan pembatasan perjalan diperlakukan lebih ketat sehingga pertumbuhan ekonomi dan permintaan komoditas turun. Jerman pada hari Senin memperpanjang lockdown sampai 18 April untuk pencegahan penyebaran virus covid.

Produksi gula Thailand turun dari 10 Desember – 26 Februari sebesar 15% dari tahun lalu menjadi 6.8 MMT menurut The Thailand Office of the Cane & Sugar Board pada 2 Maret.

The Indian Sugar Mills Association (ISMA) pada hari Rabu lalu mengatakan bahwa ekspor India pada tahun ini sebesar 4.3 MMT di bawah target pemerintah sebesar 6 MMT karena kekurangan container pengiriman.

Produksi gula global diperkirakan naik menurut Unica pada 9 Maret bahwa produksi gula di Brazil dari Oktober – Februari naik 44% dari tahun lalu menjadi 38.235 MMT, persentasi tebu yang dibuat gula meningkat menjadi 46.19% di 2020/21 dari 34.46% di 2019/20.

Analisa tehnikal untuk gula dengan suppor pertama di $15.50 dan berikut ke $15.30 sedangkan resistant pertama di $16.00 dan berikut ke $16.20.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here