Harga Karet Tocom 23 Maret Terkoreksi Anjloknya Ekspor Jepang

1147
karet

(Vibiznews – Commodity) – Terjadi penurunan harga karet di bursa komoditas internasional pada perdagangan hari Selasa (20/3/2021), yaitu karet Tocom dan Sicom yang sesi sebelumnya rebound. Namun untuk karet SHFE rebound dengan moderat dari posisi terendah 1 bulan. 

Penurunan harga di Tocom dan Sicom dipicu oleh pergerakan harga minyak mentah yang turun kembali di pasar komoditas Asia. Harga minyak turun lebih dari 3% di tengah meningkatnya kekhawatiran atas gelombag ketiga kasus covid-19 di beberapa negara Eropa dan lambatnya proses vaksinasi yang menghambat pemulihan ekonomi kawasan tersebut. 

Tekanan lain untuk karet Tocom datang dari kekhawatiran investor lokal yang merespon anjloknya ekspor barang Jepang pada Februari 2021, ragu  terhadap pemulihan ekonomi negara tersebut sebagai salah satu konsumen besar karet global.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Namun untuk prospek jangka panjang, sentimen pasar karet tetap bullish karena penurunan produksi global di tengah permintaan yang kuat dari pembeli. Seperti yang dilaporkan asosiasi negara produsen karet (ANRPC) bahwa Konsumsi global karet alam naik 47,5% satu tahun ke 1,10 juta tn di Februari, sementara produksi global turun 12,4% satu tahun ke 897,000 tn.

Harga penutupan karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Agustus 2021 pada penutupan sore hari ini  melemah  2 yen atau 0,76%  ke posisi 262.0 yen per kg setelah dibuka pada posisi 263.8 yen.

Untuk harga karet di bursa Shanghai (SHFE) untuk kontrak bulan Mei 2021 ditutup menguat 20 poin atau 0,08% lebih rendah ke posisi 14490  yuan.  Namun untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Juni 2021  ditutup turun US$0,8  atau 0,45% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 175,3.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here