(Vibiznews – Commodity) – Perdagangan karet di bursa komoditas internasional kompak alami kenaikan harga pada hari Rabu (14/4/2021) setelah sesi sebelumnya hanya bursa Sicom yang cetak gain. Harga karet Tocom menguat signifikan dengan mencetak gain harian terbesar sejak perdagangan 25 Februari. Untuk karet di bursa SHFE juga alami penguatan dari posisi terendah 6 bulan di sesi sebelumnya.
Lonjakan harga karet Tocom dan kenaikan di bursa utama lainnya mendapat kekuatan dari pergerakan harga minyak mentah sebagai bahan pembuatan karet sintetis alami kenaikan lanjutan. Sentimen positif juga bertambah dari laporan Asosiasi Negara Produsen Karet Alam (ANRPC) yang menyebutkan pasokan global pada bulan April akan menurun karena musim dingin dan penyakit daun jamur baru di Indonesia, Thailand, Malaysia dan Sri Lanka.
Harga minyak mentah melonjak lebih dari 1% pada hari Rabu setelah data API menunjukkan pasokan minyak mentah AS turun lebih dari yang diharapkan untuk minggu ke-2 dan OPEC menaikkan perkiraan permintaan minyak tahun 2021. Permintaan akan naik 6,6% atau 5,95 juta barel per hari pada 2021, dibandingkan dengan perkiraan permintaan yang diturunkan bulan lalu.

Harga penutupan karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Agustus 2021 pada penutupan sore hari ini melonjak 7,5 yen atau 3,34% ke posisi 232.1 yen per kg, setelah dibuka pada posisi 225.9 yen. Lonjakan harian terbesar selama 11 pekan.
Untuk harga karet di bursa Shanghai (SHFE) untuk kontrak bulan September 2021 ditutup menguat 160 poin atau 1,1% ke posisi 13650 yuan. Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom, kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Juni 2021 pada sesi sebelumnya ditutup menguat US$1,2 atau 0,75% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 160,4.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center



