IHSG Selasa Siang Flat ke Sekitar Level 5.963; Dipengaruhi Sentimen Negatif Regional

431
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (26/4) terpantau flat dengan terkoreksi tipis 0,854 poin (0,01%) ke level 5.963,967 setelah dibuka naik ke level 5.976,939. IHSG memulai dengan penguatan lalu dihadang sentimen negatif regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias melemah di tengah investor menunggu rilis kebijakan moneter bank sentral Jepang dan mencermati perkembangan virus di India.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,06% atau 8 poin ke level Rp 14.493, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah flat di sesi global sebelumnya; bergerak terbatas di tengah investor menantikan arah dari pertemuan the Fed dengan yields obligasi yang menurun.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,118 poin (0,20%) ke level 5.976,939. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,394 poin (0,27%) ke level 894,573. Siang ini IHSG terkoreksi tipis 0,854 poin (0,01%) ke level 5.963,967. Sementara LQ45 terlihat naik 0,11% atau 0,989 poin ke level 893,168.

Siang ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industri dasar yang merosot 1,88%, diikuti sektor perdagangan yang turun 1,25%.

Tercatat sebanyak 164 saham naik, 284 saham turun dan 165 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 516,11 kali transaksi sebanyak 8,67 miliar lembar saham senilai Rp 5,328 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,13%, dan Hang Seng yang turun 0,13%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain JAPFA (JPFA) -6,16%, Charoen Pokphand (CPIN) -5,78%, Elang Mahkota (EMTK) -5,65, dan BRI Agro (AGRO) -3,52%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dari penguatan lalu dihadang profit taking dan sentimen negatif regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini melemah di tengah investor menunggu rilis kebijakan moneter bank sentral Jepang. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih tertahan di sekitar area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here