IHSG Jumat Siang Melemah ke Level 5.946; Kembali Sideways, Bursa Asia Menguat Setelah Rekor Dow Jones

501
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (7/5) terpantau melemah 24,308 poin (0,41%) ke level 5.945,932 setelah dibuka naik ke level 5.992,106. IHSG bergerak sideways kembali di dua zona dan kemudian terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat menjelang rilis data tenaga kerja AS serta dengan Dow Jones yang memperpanjang rekornya oleh baiknya klaim pengangguran.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau lompat menguat 0,24% atau 34 poin ke level Rp 14.285, dengan dollar AS di pasar uang Asia dollar stabil di pasar uang Asia setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; berada di 1 minggu terendahnya di tengah pasar menunggu rilis tenaga kerja AS (NFP) yang diperkirakan mendukung optimisme pemulihan ekonomi dan menekan safe haven. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.319. Rupiah berada di 8 minggu lebih terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 19,624 poin (0,33%) ke level 5.989,864. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,634 poin (0,41%) ke level 892,582. Siang ini IHSG melemah 24,308 poin (0,41%) ke level 5.945,932. Sementara LQ45 terlihat turun 0,51% atau 4,528 poin ke level 884,420.

Tercatat sebanyak 184 saham naik, 256 saham turun dan 173 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 608,36 kali transaksi sebanyak 8,85 miliar lembar saham senilai Rp 4,565 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,14%, dan Hang Seng yang naik 0,52%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Timah (TINS) -3,71%, Indah Kiat (INKP) -3,39%, Sarana Menara (TOWR) -2,14%, dan Bank Syariah (BRIS) -2,07%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak sideways kembali dan terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini menguat menjelang rilis tenaga kerja AS serta Dow Jones memperpanjang rekornya. Berikutnya IHSG kemungkinan akan di area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here