Harga Biji-bijian Mixed Pada Penutupan Pasar Hari Selasa

430
jagung, kedelai, gandum

(Vibiznews – Commodity) – Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Selasa 18 Mei 2021,  setelah Laporan progress pertumbuhan mingguan dari NASS harga biji-bijian mixed, harga jagung naik, karena ekspor meningkat, harga kedelai turun karena progress penanaman lebih cepat selesai dari rata-rata dan harga gandum turun, karena panen lebih cepat selesai dari rata-rata.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada Hari Selasa untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Juli di CBOT naik 5.75 sen (0.88%) menjadi $6.5825 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa naik karena ada penjualan ekspor besar ke Cina 1.36 MMT dari persediaan jagung baru. Cina sudah mengimport 8.58 MMT Jagung selama 2021, naik 301% dari kuartal pertama di 2020.

Laporan NASS mingguan, area jagung yang sudah selesai ditanami sebesar 80% dari total area sampai 16 Mei. Lebih cepat dari rata-rata 68%.

Kedelai
Harga kedelai Juli di CBOT turun 13.25 sen (0.83%) menjadi $15.7425 per bushel, harga soymeal turun $4.1 (0.99%) menjadi $410.8 per ton dan harga minyak kedelai turun 30 sen (0.43%) menjadi $68.67.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Selasa mengalami penurunan setelah laporan progress pertumbuhan tanaman mingguan dari NASS mengatakan bahwa 61% area tanaman sudah selesai ditanami, naik 42% pada minggu ini, lebih cepat dari rata-rata 37%. Kedelai yang sudah tumbuh 20% sampai 16 Mei diatas rata-rata 12 %.

Gandum
Harga gandum Juli di CBOT turun 1.75 sen (0.25%) menjadi $6.98 perbushel

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Selasa setelah laporan penanaman mingguan NASS melaporkan 53% area ladang gandum sudah selesai panen sampai 16 Mei, namun hasilnya sama dengan tahun 2012 sebesar 42.5 bpa.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here