Harga Kakao Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

860

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada penutupan pasar hari Selasa melanjutkan penurunan pada hari Senin, harga kakao turun ke harga terendah 2 1/2 minggu

Harga kakao Juli di ICE New York turun $9 (0.38%) menjadi $2,380 per ton dan harga kakao Juli di ICE London turun 0.37%.

Pemerintah Ivory Coast mengumumkan bahwa total kumulatif kakao yang dikirim petani ke pelabuhan dari 1 Oktober sampai 23 Mei naik 8.6% dari tahun lalu menjadi 2.15 MMT. Harga kakao terus mengalami tekanan karena melimpahnya persediaan kakao di Afrika Barat. Petani di Ivory Coast dan Ghana melaporkan bahwa kondisi tanaman dalam keadaan baik pada saat panen dimulai.

Persediaan kakao yang dalam pengawasan ICE melimpah naik ke jumlah tertinggi 3 3/4 tahun pada hari Kamis lalu. Persediaan kakao dalam pengawasan ICE pada hari Selasa sebesar 5.420 juta kantong.

Harga kakao sempat turun keharga terendah 6 1/2 bulan pada 4 Mei lalu karena melimpahnya persediaan di Ivory Coast, produsen kakao terbesar di dunia.

Permintaan kakao tidak pasti sampai pada hari Jumat ada berita dari Gepex, group eksportir dari 6 negara produsen coklat terbesar di dunia , permintaan kakao untuk digiling pada bulan April turun 7.3% dari tahun lalu menjadi 42,267 MT.

Harga kakao pada di New York pada hari Senin yang lalu sempat naik ke harga tertinggi 2 1/4 bulan tertinggi karena pandemi turun penularannya di Amerika dan Uni Eropa.Di Jerman melaporkan pada hari Senin hanya 62.5 penderita covid baru dari 100,000 orang pada minggu terakhir, terendah sejak akhir Februari. Juga rata-rata 7 hari penularan virus covid mencapai terendah 11 bulan sebesar 24,824 pada hari Senin.

Permintaan kakao global tidak menentu setelah pada 7 Mei Gepex, group eksportir kakao dunia yang terdiri dari 6 negara produsen kakao terbesar di dunia mengatakan bahwa pada bulan April kakao yang diproses turun 7.3% dari tahun lalu menjadi 42,267 MT.

Pandemi covid-19 yang sedang meningkat di dunia membuat permintaan kakao menjadi tidak menentu Permintaan global mixed setelah the National Confectioners Association pada kuartal ke 1 di Amerika Utara kakao yang diproses naik 2.0% dari tahun lalu menjadi 117,956 MT dibawah perkiraan naik 2.5% dari tahun lalu. Juga dari European Cocoa Association melaporkan bahwa kakao yang di giling di kuartal 1 di Eropa turun 3 % dari tahun lalu ke jumlah terendah 4 tahun menjadi 357,815 MT, penurunan terbesar diluar perkiraan turun 2% dari tahun lalu. Jumlah kakao yang digiling di Asia pada kuartal 1 naik 3.1% dari tahun lalu menjadi 213,858 diatas perkiraan naik 0.3% dari tahun lalu.

Citigroup pada 6 April lalu menurunkan perkiraaan pasar kakao menjadi surplus 150,000 MT dari perkiraan sebelumnya 275,000 MT.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,280 dan berikut di $2,170 sedangkan resistant pertama di $2,430 dan berikut di $2,470.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here