Harga Kakao Naik Ke Harga Tertinggi 1 Minggu

624

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada penutupan pasar hari Selasa naik, dengan harga kakao di New York naik ke harga tertinggi 1 minggu karena melemahnya indeks dolar AS pada hari Selasa.

Harga kakao Juli di ICE New York naik $19 (0.79%) menjadi $2,431 per ton dan harga kakao Juli di ICE London naik 0.37%.

Kenaikan harga kakao terhenti ketika the International Cocoa Organization (ICCO) pada hari Senin menaikkan perkiraan produksi kakao global di 2020/21 menjadi 5.02 MMT naik 6.3% dari tahun lalu dan juga menaikkan perkiraan surplus menjadi 165,000 MT dari perkiraan Februari 102,000 MT.

Harga kakao pada minggu lalu sempat turun ke harga terendah 3 minggu karena melimpahnya persediaan di Ivory Coast karena pada hari Senin pemerintah melaporkan kumulatif kakao yang dikirim ke pelabuhan Ivory Coast selama 1 Oktober sampai 30 Mei naik 8.5% dari tahun lalu menjadi 2.18 MMT.

Persediaan kakao yang dalam pengawasan ICE melimpah naik ke jumlah tertinggi 3 3/4 tahun pada hari Kamis lalu. Persediaan kakao dalam pengawasan ICE pada hari Selasa sebesar 5.535 juta kantong.

Harga kakao sempat turun keharga terendah 6 1/2 bulan pada 4 Mei lalu karena melimpahnya persediaan di Ivory Coast, produsen kakao terbesar di dunia.

Harga kakao mengalami kenaikan karena permintaan kakao meningkat karena turun penularan virus covid di Amerika dan Uni Eropa. Rata-rata 7 hari penularan virus covid di AS mencapai terendah 14 bulan sebesar 17,305 pada hari Senin,Juga Jerman mengurangi tingkat penularan covid-19 dari sangat tinggi menjadi tinggi.

Permintaan kakao tidak pasti setelah pada 7 Mei ada berita dari Gepex, group eksportir dari 6 negara produsen coklat terbesar di dunia, bahwa permintaan kakao untuk digiling pada bulan April turun 7.3% dari tahun lalu menjadi 42,267 MT.

Pandemi covid-19 yang sedang meningkat di dunia membuat permintaan kakao menjadi tidak menentu Permintaan global mixed setelah the National Confectioners Association pada kuartal ke 1 di Amerika Utara kakao yang diproses naik 2.0% dari tahun lalu menjadi 117,956 MT dibawah perkiraan naik 2.5% dari tahun lalu. Juga dari European Cocoa Association melaporkan bahwa kakao yang di giling di kuartal 1 di Eropa turun 3 % dari tahun lalu ke jumlah terendah 4 tahun menjadi 357,815 MT, penurunan terbesar diluar perkiraan turun 2% dari tahun lalu. Jumlah kakao yang digiling di Asia pada kuartal 1 naik 3.1% dari tahun lalu menjadi 213,858 diatas perkiraan naik 0.3% dari tahun lalu.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,390 dan berikut di $2,360 sedangkan resistant pertama di $2,470 dan berikut di $2,490.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here