Harga Kedelai Naik Karena Perkiraan Cuaca Kering Terjadi di Amerika Utara

553
kedelai, soymeal, soyoil

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Selasa setelah libur panjang dimana pada hari Senin bursa ditutup karena libur Memorial Day. Harga kedelai naik karena cuaca di Utara Amerika diperkirakan masih kering di bulan Juni ini.

Harga kedelai Juli naik 18 sen (1.18%) menjadi $15.4850 perbushel, harga soymeal Juli naik $3.2 (0.81%) menjadi $3.9875 per ton dan harga minyak kedelai naik $1.60 (2.43%) menjadi $67.39.

Cuaca di pertanian kedelai di Utara AS dan Canada diperkirakan akan kering pada  bulan ini, sehingga mengganggu pertumbuhan dari tanaman kedelai.
Cuaca yang baik akan terjadi pada akhir bulan Juni dan makin membaik pada bulan Juli namun cuaca sekarang diperkiraan masih akan kering.

Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 192,221MMT kedelai dikirim sampai 27 Mei, jumlah terendah 4 minggu dan turun 57.5% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Namun total ekspor pada tahun marketing ini masih naik 58.9% dari tahun lalu 56.44 MMT (2.073 bbu). Total Ekspor pada tahun marketing ini sudah 91% dari total.

Laporan pertumbuhan tanaman pada hari Selasa pada minggu ini tanaman yang sudah selesai ditanam 9% sehingga total yang sudah selesai ditanam sampai 30 Mei sebesar 84%, masih diatas rata-rata 67%, namun sama dengan tahun lalu 84%. Tanaman kedelai yang sudah bertumbuh lebih cepat 20% dari rata-rata 62%.

Laporan dari NASS untuk Fat & Oils Laporan kedelai yang digiling bulanan sebesar 169.84 mbu kedelai turun 7.39% dari tahun lalu dan lebih rendah 9.76% dari bulan Maret. Perkiraan kedelai yang digiling berikutnya sebesar 171.1 mbu.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $14.89 dan berikut ke $14.70 sedangkan resistant pertama di $15.57 dan berikut ke $15.63.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here