Harga Jagung Turun Karena Rating Pertumbuhan Tanaman Tertinggi Selama 3 Tahun

520
jagung

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung kembali turun pada penutupan pasar hari Rabu dari kenaikan harga pada hari Selasa setelah Laporan Progress Pertumbuhan lebih cepat dari normal.

Harga jagung Juli di CBOT turun 13.75 sen (2%) menjadi $6.75 per bushel.

Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Rabu setelah Laporan progress pertumbuhan tanaman hari Selasa rating untuk jagung “76% good/ex” rating yang baik merupakan rating tertinggi selama 3 tahun. Progress pertumbuhan tanaman mingguan tanaman jagung yang sudah ditanam 95% sudah selesai dan sudah bertumbuh 81% masih 9% diatas normal sampai 30 Mei.

Perkiraan hasil panen dan perkiraan produksi dari cmdty View hasil panen sebesar 173.17 bpa naik 1 bushel perare dari perkiraan sebelumnya, dan menghasilkan produksi jagung sebesar 14.43 bbu.

Pada hari Selasa Laporan Pengiriman Ekspor mingguan sebesar 2.049 MMT jagung dikirim mingguini sampai 27 Mei. Hampir setengahnya dikirim ke Cina. Pengiriman tertinggi 4 minggu naik 17.36% dari minggu lalu, bahkan naik 71.86% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total pengiriman tahun marketing ini sebesar 50.94 MMT (2.006 bbu) turun 887 mbu dari bulan Maret, tetapi 67.37% lebih tinggi dari bulan April.

NASS mengumumkan pada hari Selasa Laporan penggilingan jagung bulanan setelah bursa ditutup. Jagung yang digunakan untuk membuat etanol di bulan April sebesar 410.02 mbu turun 2.3% dari bulan Maret tapi naik 67.37% dari bulan April .

Data ekspor Brazil sebesar 13,919 MT jagung yang dikirim di bulan Mei 2021, masih setengahnya dari ekspor di Mei 2020, bulan Mei adalah bulan dimana ekspor terendah sampai panen ke dua berlangsung.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $6.71 dan berikut ke $6.58 sedangkan resistant pertama di $6.97 dan berikut ke $7.03.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here