Harga Gandum Masih Naik Setelah Laporan Ekspor Mingguan

508

(Vibiznews -Commodity) – Harga gandum naik setelah Laporan ekspor mingguan dari USDA, namun  harga gandum di Euronext turun pada hari Jumat.

Harga gandum Juli naik 11.50 sen menjadi $6.8775 perbushel.

Harga gandum September di Euronext pada hari Jumat turun 0.25 Euro atau 0.1% menjadi 215.25 euro ($261.87) per ton. Pada minggu ini harga gandum naik 2% dan sempat naik ke harga tertinggi 2 1/2 minggu di 221.50 Euro pada hari Rabu.

Laporan penjualan ekspor mingguan dari USDA, ada pembatalan ekspor dari persediaan lama sebesar 33,260MT, Pengiriman mingguan sampai 27 Mei sebesar 243,153 MT sehingga akumulasi pengiriman sebesar 24.35 MMT (894.6 mbu) sehingga total eksporpada tahun marketing ini diperkirakan sudah 91% dari total.

Dari persediaan baru bertambah 398,320 MT sehingga menjadi 4.35 MMT naik 25% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Daerah pertanian gandum musm semi di AS dan Canada harusnya mengalami kekeringan dan panas diatas normal selama musim panas ini. Hujan diperkirakan masih akan turun di sebelah barat Texas dan Oklahoma, hujan ini sangat bagus untuk pertumbuhan dari tanaman gandum.

The Goverment Trading Corporation (GTC) dari Iran membeli 195,000 ton gandum dengan tender 60,000 ton yang ditutup hari Rabu, ditambah dengan tiga kali pengiriman sebesar 65,000 ton pengiriman di bulan Juni dan Juli. Para pedagang berharap gandum didapat dari Rusia, Jerman atau Negara di Baltic, yang selama ini menyediakan gandum untuk Iran.

Panen gandum Rusia diperkirakan sebesar 81 MMT. Indonesia mengajukan penawaran dengan tender untuk membeli gandum 240,000 MT dan Bangladesh juga mencari 50,000 MT gandum.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.80 dan berikut ke $6.67 sedangkan resistant pertama di $ 7.02 dan berikut ke $7.18.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here