(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum pada penutupan pasar hari Senin turun setelah Laporan Progress pertumbuhan NASS yang menyatakan pertumbuhan tanaman gandum meningkat dan juga terjadi penurunan pengiriman ekspor mingguan.
Harga gandum Juli di CBOT turun 6.25 sen (0.92%) menjadi $6.7450 per bushel.
NASS mengumumkan progress pertumbuhan tanaman mingguan panen musim dingin yang sudah selesai 4% sampai 13 Juni lebih lambat dari rata-rata 15%. Pertumbuhan dari tanaman gandum sudah bertumbuh 96% bertambah 8% sampai 13 Juni.
Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 480,341MT gandum dikirim sampai 10 Juni turun dari minggu lalu sebesar 493,638 MT dan turun 83,721 MT dari tahun lalu pada minggu yang sama. Sehingga tambahan ekspor 74,492 MT membuat akumulasi pengiriman sebesar 673,329 MT (24.74 mb) sampai 10 Juni.
Laporan penjualan ekspor mingguan dari USDA pada hari Kamis minggu lalu sebesar 325,945 MT gandum dipesan sampai 3 Juni, masih dalam range perkiraan. Gandum yang sudah dikirim sebesar 136,257 MT pada minggu ini.
Perkiraan USDA untuk hasil panen gandum sebesar 1.1 bpa menjadi 53.2 bpa sehingga hasil panen gandum musim dingin naik 26.1 mbu menjadi 1.309 milyar bushel. Produksi gandum semuanya diperkirakan sebesar 1.898 mbu lebih besar dari perkiraan para pedagang.
Laporan Bulanan Persediaan dan Permintaan WASDE ( World Agriculture Supply and Demand Estimate )
Pasar AS
- Persediaan gandum diperkirakan akan naik pada bulan Juni karena meningkatnya penggunaan domestik, ekspor yang tidak berubah,dan meningkatnya produksi.
- Perkiraan produksi gandum sebesar 1,898 juta bushel naik 26 juta dari bulan lalu,karena naiknya produksi Hard Red Winter dan Soft Red Winter namun dikurangi dengan produksi White Winter. Hasil panen semua gandum sebesar 50.7 bushel per are naik 0.7 bushel dari bulan lalu.
- Persediaan awal turun karena besarnya ekspor 2020/21 dimana ekspor bulan lalu naik 20 juta bushel menjadi 95 juta bushel.
- Perkiraan persediaan akhir 2021/22 turun 4 juta bushel menjadi 770 juta turun 1-% setelah ada revisi di persediaan akhir 2020/21.
Harga gandum 2021/22 diperkirakan tidak berubah $6.50 perbushel dan harga gandum 2020/21 juga tidak berubah di $5.05.
Pasar Global
- Perkiraan gandum global di 2021/22 persediaan besar, konsumsi juga besar, terjadi peningkatan penjualan dan juga produksi meningkat.
- Perkiraan persediaan naik 4.3 juta ton menjadi 1,087.9 juta kenaikan produksi di Uni Eropa, Rusia dan Ukraina sehingga produksi mencapai rekor 794.4 juta ton.
- Produksi Uni Eropa naik 3.5 juta ton menjadi137.5 juta karena kelembaban meningkat sehingga tanah menjadi subur di Utara dan Pusat Eropa. Kenaikan produksi yang terbesar di Jerman, Perancis dan Romania.
- Produksi Rusia diperkirakan naik 1 juta ton menjadi 86 juta ton, produksi gandum musim dingin naik di Rusia Barat.
- Produksi gandum Ukraina naik 0.5 juta ton mencapai rekor 29.5 juta ton karena cuaca yang baik.
- Perkiraan konsumsi gandum dunia di 2021/22 naik 0.8 juta ton mencapai rekor 203.2 juta naik, karena naiknya ekspor Ukraina dan India.
- Perkiraan persediaan akhir di 2021/22 naik 1.8 juta ton menjadi 296.8 juta ton, persediaan terbesar di Cina 48% dari total.
Mesir memesan gandum dari pasar international untuk pengiriman bulan Agustus.
Stone X menaikkan perkiraan produksi gandum Ukraina 3.6 MMT menjadi 29 MMT, perkiraan Produksi Rusia sebesar 83.5 MT, turun 1.9 MMT dari perkiraan sebelumnya
Ekspor gandum di Uni Eropa di 2020/21 dimulai bulan Juli mencapai 24.88 juta ton sampai 13 Juni menurut European Commossion hari Senin. Turun 33.94 juta ton dari minggu lalu.
Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.69 dan di $6.58 sedangkan resistant pertama di $6.80 dan berikut ke $7.04.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido



