(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada penutupan pasar hari Senin naik karena melemahnya indeks dolar AS dan juga perkiraan permintaan coklat akan naik karena penurunan penularan virus covid.
Harga kakao Juli di ICE New York naik $46 (1.96%) menjadi $2,396 per ton dan harga kakao Juli di London naik 0.81%.
Harga kakao pada penutupan pasar hari Senin naik karena melemahnya indeks dolar AS dan juga perkiraan permintaan coklat akan naik karena penurunan penularan virus covid. Di Jerman jumlah kematian terendah 8 bulan menurut Germany’s Koch Institute , dan rata-rata penularan covid di AS turun ke 14 1/2 bulan terendah sebesar 13,350.
Persediaan kakao di Ivory Coast melimpah. Pemerintah Ivory Coast melaporkan hari Senin total kakao yang dikirim petani di Ivory Coast ke pelabuhan dari 1 Oktober sampai 13 Juni naik 8.7% dari tahun lalu menjadi 2.25 MMT.
The International Cocoa Organization (ICCO) pada 31 Mei menaikkan perkiraan produksi kakao global menjadi 5.02 MMT naik 6.3% dari tahun lalu. ICCO juga menaikkan perkiraan surplus pasar global 2020/21 menjadi sebesar 165,000 MT dari perkiraan Februari 102,000 MT.
Harga kakao mengalami tekanan karena melimpahnya panen kakao di Afrika Barat setelah petani di Ivory Coast dan Ghana mengatakan cuaca sangat baik untuk melakukan panen kakao yang baru dimulai.
Persediaan kakao yang dalam pengawasan ICE melimpah naik ke jumlah tertinggi 3 3/4 tahun pada 28 Mei . Persediaan kakao dalam pengawasan ICE pada hari Senin sebesar 5. 634 juta kantong.Permintaan kakao tidak pasti setelah pada hari Senin ada berita dari Gepex, group eksportir dari 6 negara produsen coklat terbesar di dunia, bahwa permintaan kakao untuk digiling pada bulan Mei turun 35% dari tahun lalu menjadi 31,751 MT.
Permintaan global mixed setelah the National Confectioners Association pada kuartal ke 1 di Amerika Utara kakao yang diproses naik 2.0% dari tahun lalu menjadi 117,956 MT dibawah perkiraan naik 2.5% dari tahun lalu. Juga dari European Cocoa Association melaporkan bahwa kakao yang di giling di kuartal 1 di Eropa turun 3 % dari tahun lalu ke jumlah terendah 4 tahun menjadi 357,815 MT, penurunan terbesar diluar perkiraan turun 2% dari tahun lalu. Jumlah kakao yang digiling di Asia pada kuartal 1 naik 3.1% dari tahun lalu menjadi 213,858 diatas perkiraan naik 0.3% dari tahun lalu.
Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,320 dan berikut di $2,280 sedangkan resistant pertama di $2,420 dan berikut di $2,440.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido



