IHSG Rabu Siang Flat ke Sekitar Level 6.087; Bursa Asia Terkoreksi Mengikuti Wall Street

394
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (15/6) terpantau flat dengan melemah tipis 1,105 poin (0,02%) ke level 6.087,933 setelah dibuka naik ke level 6.096,179. IHSG bergerak sideways di dua zona lalu melandai, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah dengan data ekspor Jepang di bawah ekspektasi dan Wall Street ditutup dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,22% atau 32 poin ke level Rp 14.257, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah stabil 2 hari di sesi global sebelumnya; berada di sekitar sebulan tertingginya di tengah ekspektasi pasar akan adanya indikasi pengetatan moneter dari pertemuan the the Fed Kamis ini. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.225.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 7,141 poin (0,12%) ke level 6.096,179. Sedangkan indeks LQ45 turun 6,164 poin (0,69%) ke level 889,031. Siang ini IHSG melemah tipis 1,105 poin (0,02%) ke level 6.087,933. Sementara LQ45 terlihat turun 1,14% atau 10,226 poin ke level 884,969.

Tercatat sebanyak 194 saham naik, 282 saham turun dan 154 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 678,27 kali transaksi sebanyak 9,79 miliar lembar saham senilai Rp 6,707 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,43%, dan Hang Seng yang turun 0,26%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank BRI (BBRI) -4,49%, Tower Bersama (TBIG) -3,15%, Bank Net Syariah (BANK) -2,34%, dan PGN (PGAS) -2,16%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak sideways di dua zona lalu flat, sementara bursa kawasan Asia bias melemah dengan data ekspor Jepang di bawah ekspektasi dan Wall Street ditutup dalam koreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bergerak masih terbatas, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.170. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.972, dan bila tembus ke level 5.833.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here