Harga Karet Semakin Melemah; Tocom Terendah 2 Bulan dan Sicom Terendah 6 Bulan

868

(Vibiznews – Commodity) – Perdagangan karet di bursa komoditas internasional hari Senin (21/6/2021) masih alami tekanan harga lanjutan dari pekan sebelumnya. Terpantau harga karet Tocom melemah di terendah 3 bulan, karet Sicom terjun ke terendah 6 bulan dan karet SHFE ke terendah 8 bulan.

Ambruknya harga karet mendapat sentimen dari kekhawatiran pemulihan ekonomi Asia akan melambat akibat kuatnya merebaknya epidemi COVID-19 di beberapa negara utama. Kemudian aktivitas manufaktur di Cina dan Jepang juga  tumbuh pada laju paling lambat pada Mei 2021 karena pertumbuhan output dan pesanan baru melambat.

Sementara itu  produksi karet di negara-negara seperti Vietnam, China, Kamboja dan Filipina diperkirakan akan meningkat, menurut laporan dari Departemen Impor dan Ekspor (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) negara setempat. Sesuai dengan proyeksi Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC) bahwa produksi karet alam global pada Juni 2021 akan meningkat 15,8% dibandingkan Mei 2021.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Harga penutupan karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Agustus 2021 pada penutupan sore hari ini turun 2,1 poin atau 0,90% ke posisi 232,4 yen per kg, terendah sejak 11 April  setelah dibuka pada posisi 235.0 yen. Pelemahan harga di Tocom juga dipicu oleh menguatnya kurs yen Jepang terhadap dolar AS.

Untuk harga karet di bursa Shanghai (SHFE) untuk kontrak bulan September 2021  ditutup melemah 125 poin atau 1,08%  ke posisi 12605 yuan, terendah sejak 14 Oktober 2020. Demikian di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Agustus 2021 ditutup lebih rendah dengan turun US$1,6 atau 1% ke   posisi 159,2, terendah sejak 30 Desember 2020.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here