Harga Mingguan Karet Tocom dan Sicom Melemah, SHFE Menguat Sendiri

1113

(Vibiznews – Commodity) – Sentimen investor yang buruk di perdagangan bursa saham Asia menjalar ke bursa komoditas internasional pada hari Jumat (9/7/2021), sehingga harga karet terus menurun. Harga karet Tocom memperpanjang posisi terendah 8 bulan, karet Sicom turun ke terendah sepekan dan karet SHFE retreat dari posisi tertinggi 2 pekan.

Namun untuk pergerakan harga secara mingguan, hanya karet SHFE yang cetak penguatan yang cukup signifikan hingga naik 4,4% sedangkan karet Tocom dan Sicom lanjutkan pelemahan pekan sebelumnya. Asosiasi Negara-Negara Penghasil Karet Alam (ANRPC) baru-baru ini memperkirakan penurunan demand dari India sebagai negara konsumen karet terbesar kedua oleh lambatnya proses vaksinasi di negeri tersebut.

Cina sebagai konsumen terbesar dunia yang menyumbang lebih dari 40 persen konsumsi karet alam secara dunia, ANRPC memperkirakan permintaan akan tetap lemah dengan munculnya gelombang varian Delta yang sangat menular.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Harga penutupan karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Agustus 2021 pada penutupan sore hari ini anjlok 0,6 poin atau 0,28% ke posisi 216,4 yen per kg, terendah sejak 10 November 2020  setelah dibuka pada posisi 216.5 yen.

Untuk harga karet di bursa Shanghai (SHFE) untuk kontrak bulan September 2021  ditutup melemah 20 poin atau 0,12%  ke posisi 13315 yuan. Namun di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan September 2021 ditutup lebih lemah dengan turun US$0,9 atau 0,55% ke  posisi 161,3.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here