(Vibiznews -Commodity) -Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Jumat karena perkiraan hasil panen jagung meningkat, karena cuaca membaik pada minggu terakhir.
Harga jagung turun 4.25 sen (0.76%) menjadi $5.52 per bushel.
Private firm Planalytices menaikkan hasil panen jagung 0.1 bpa menjadi 175.1 bpa. Menurut Analisa trader mengurangi data perkiraan dari USDA hasil panen jagung dari 179.5 bpa diturunkan ke 174 bpa, karena cuaca yang menyimpang sehingga menurunkan hasil.
Hasil panen diturunkan karena ada beberapa minggu terakhir cuaca kering dan hujan sedikit, perkiraan cuaca sampai akhir bulan akan lebih panas dan kering dengan sedikit hujan. Produksi jagung Brazil akan turun dibawah 90 juta ton karena cuaca.
Cuaca membaik pada beberapa minggu terakhir, daerah yang kering mendapatkan hujan walaupun sedikit, tetapi menurut perkiraan di masa akan datang cuaca panas dan kering pada beberapa bulan ke depan akan berlangsung dan hujan juga terbatas. Perkiraan dari NWS cuaca akan kering dan panas pada musim panas di AS.
Laporan ekspor mingguan USDA pada hari Kamis sebesar 138,817 MT jagung dari persediaan lama yang dipesan pada minggu ini sampai 8 Juli. Negara pembeli terbesar Jepang dan Mexico, pesanan jagung Jepang sebesar 191,500 MT yang dipindahkan dari negara yang tidak dikenal 138,817 MT. Dari persediaan baru penjualan sebesar 133,211 MT, dibawah perkiraan. Total ekspor menjadi 1.061 MMT pada minggu ini dan akumulasi yang sudah dikirim sebesar 59.748 MMT, sehingga yang belum dikirim bertambah 10.1 MMT dari persediaan lama sehingga total yang belum dikirim menjadi 16.08 MMT.
Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama $5.46 dan berikut ke $5.40 sedangkan resistant pertama $5.79 dan berikut ke $5.88.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido



