(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 7,80 poin, atau 0,24%, menjadi 3.262,56. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 1,64 poin atau 0,38% ke posisi 431.65, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 433.16 dan sempat turun ke posisi terendah di 430.05.
Indeks Kospi dibuka melemah tertekan sentimen kuatnya rilis data NFP AS bulan Juli, kemudian sempat rebound oleh lonjakan saham Kakao Bank. Jelang penutupan besar kekuatan saham Kakao Bank terpangkas dan menekan posisi Kospi kembali ke zona merah. Sentimen juga dibebani oleh laporan ekspor Cina yang menurun di bulan Juli serta kenaikan kasus covid-19 di Korea Selatan.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan masih menunjukkan pergerakan yang mixed dengan Nasdaq sendirian yang menguat dan rekor 2 indeks utama lainnya terkoreksi. Sentimen tertekan oleh kekhawatiran penyebaran varian Delta cukup cepat di seluruh dunia. Kemudian Harga Minyak mentah berjangka WTI anjlok lebih dari 4% ke level terendah 3 minggu di tengah meningkatnya dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran bahwa penyebaran cepat varian Delta secara global dapat terjadi.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi dapat naik ke posisi 433.16 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2. Namun jika kemudian terkoreksi, indeks turun menuju posisi 430,50 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 436.30 | 434.73 | 433.19 | 431.62 | 430.08 | 428.51 | 426.97 |
| Buy Avg | 433.22 | Sell Avg | 430.35 |



