Harga Kedelai Turun Pada Awal Minggu Persediaan Domestik Meningkat

510

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai pada penutupan pasar hari Senin turun untuk tiga hari berturut-turut, ke harga terendah 9 ½ bulan karena pemerintah melaporkan bahwa persediaan domestik meningkat lebih besar dari perkiraan.

Harga kedelai Nopember turun 10.75 sen (0.86%) menjadi $12.3575 per bushel, harga soymeal turun $3.3 (1.01%) mejadi $323.75 per ton, harga minyak kedelai naik 1 sen (0.02% ) menjadi $58.83.

Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Senin setelah laporan progress pertumbuhan tanaman sampai 3 Oktober, sebesar 86% daunnya gugur, lebih cepat dari rata-rata sebesar 80%. Panen kedelai sudah berlangsung 18% di minggu ini sehingga total 34% sudah selesai panen.

Laporan pengiriman ekspor mingguan USDA sebesar 844,488 MT kedelai dikirim sampai 30 September naik 74% dari minggu lalu setelah pengiriman dari teluk sudah dapat mengekspor 45% dari total.

Harga kedelai mengalami tekanan karena Cina tidak menepati janjinya untuk tetap membeli kedelai sesuai perjanjian dagang sebelumnya. USDA memperkirakan bahwa persediaan kedelai meningkat pada minggu lalu setelah perkiraan pedagang bahwa persediaan kurang menurut Stone X.

Cina merupakan negara tujuan pengirima terbesar sebesar 42% dari total. Total akumulasi ekspor kedelai sebesar 7.088 MMT sampai 30 September.

Strategie Grain melaporkan bahwa perkiraan hasil kedelai Uni Eropa naik 100k MT menjadi 17.03 MMT.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $12.28 dan berikut ke $12.02 sedangkan resistant pertama di $12.70 dan berikut ke $12.82.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here