IHSG Selasa Siang Menguat ke Level 6.692; Melompat Tertahan ke Overbought Area

676
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (4/1) terpantau menguat 26,970 poin (0,40%) ke level 6.692,278 setelah dibuka naik ke level 6.700,370. IHSG dibuka melompat kembali mengikuti sentimen positif global, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat didukung kenaikan PMI China dan Wall Street yang memulai tahun dengan mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,28% atau 40 poin ke level Rp 14.306, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah melaju di sesi global sebelumnya; menanjak kuat oleh trader yang mengawali tahun dengan ekspektasi the Fed akan menaikkan suku bunganya lebih cepat yang mengangkat yields US Treasury. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.266, di sekitar level 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,062 poin (0,53%) ke level 6.700,370. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,492 poin (0,48%) ke level 947,814. Siang ini IHSG menguat 26,970 poin (0,40%) ke level 6.692,278. Sementara LQ45 terlihat naik 0,7952% atau 4,919 poin ke level 948,241.

Siang ini enam dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor technology yang menanjak 3,52%, diikuti sektor industrial yang naik 0,92%.

Tercatat sebanyak 254 saham naik, 243 saham turun dan 169 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 878.582 kali transaksi sebanyak 16,512 miliar lembar saham senilai Rp 6,408 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,66%, dan Hang Seng yang turun 0,29%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Allo Bank (BBHI) 9,49%, Bank BNI (BBNI) 3,72%, Astra International (ASII) 1,75%, dan Bank Bumi Arta (BNBA) 1,57%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak melompat mengikuti sentimen positif global ke overbought-nya, sementara bursa Asia umumnya menguat oleh kenaikan PMI China dan Wall Street yang mencetak rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan akan mengurangi gain karena sudah loncat di area overbought, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.723 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here