IHSG Selasa Siang Melemah 1,4% ke Level 6.552; Terkoreksi ke 3 Minggu Terendahnya

474
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (18/1) terpantau melemah signifikan 93,451 poin (1,41%) ke level 6.551,597setelah dibuka naik ke level 6.652,500. IHSG dari zona hijau tergelincir ke level 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed dengan bias menguat sembari investor mencermati prospek kenaikan suku bunga the Fed dalam beberapa bulan mendatang, sementara Wall Street semalam libur.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,08% atau 12 poin ke level Rp 14.329, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; ditopang oleh kenaikan yields US Treasury ke level 2 tahun tertingginya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.317.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 7,452 poin (0,11%) ke level 6.652,500. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,766 poin (0,08%) ke level 948,782. Siang ini IHSG melemah 93,451 poin (1,41%) ke level 6.551,597. Sementara LQ45 terlihat turun 1,34% atau 12,732 poin ke level 935,284.

Siang ini semua dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor technology yang merosot 3,75%, diikuti sektor transport yang turun 2,07%.
Tercatat sebanyak 101 saham naik, 442 saham turun dan 126 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 929.681 kali transaksi sebanyak 12,431 miliar lembar saham senilai Rp 6,880 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed, di antaranya Nikkei yang merosot 0,68%, dan Hang Seng yang turun 0,14%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Waskita (WSKT) –6,78%, dan Elang Mahkota (EMTK) -5,51%, Antam (ANTM) -4,58%, dan Harum Energy (HRUM) -4,13%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak tergelincir ke level 3 minggu terendahnya oleh profit taking, sementara bursa Asia mixed dengan investor mencermati prospek kenaikan suku bunga the Fed serta Wall Street semalam yang libur. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih tetap di zona merahnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.738 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here