(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang naik pada penutupan pasar hari Selasa, naik dari penurunan harga pada hari Senin karena mengikuti kenaikan dari harga minyak mentah sehingga membuat kenaikan permintaan akan karet alam. Sementara itu yen Jepang melemah terhadap dolar membuat harga karet naik.
Harga karet Juni di the Osaka Exchange Rubber naik 0.4 yen atau 0.2% menjadi 243.3 yen ($2.1) per kg.
Harga minyak mentah naik ke harga tertinggi 7 tahun karena kekhawatiran gangguan pasokan setelah serangan kelompok Houti Yaman ke Uni Emirat Arab sehingga permusuhan antara kelompok persekutuan Iran dan koalisi yang dipimpin Arab Saudi.
Dengan naiknya harga minyak mentah membuat harga karet sintetis menjadi lebih mahal sehingga pasar kembali membeli karet alam, sehingga harga karet meningkat.
Bank of Japan memperbaiki perkiraan inflasi dan tidak mengubah target tingkat suku bunga jangka pendek sebesar –0.1%.
Yen melemah menjadi 144.88 yen per dolar dari 114.48 yen di hari Senin. Melemahnya yen membuat harga karet dalam yen lebih murah bagi pembeli di luar Jepang.
Harga karet Mei di Shanghai Futures Exchange turun 25 yuan atau 0.2% menjadi 14,880 yuan ($2,346) per ton.
Harga karet di Shanghai masih turun karena data retail Cina yang turun kemarin, sehingga harga karet belum mengikuti pasar lainnya.
Harga karet Februari di Singapore Exchange SICOM naik 0.7% menjadi 180. 4 sen US.
Analisa tehnikal untuk karet dengan support pertama di 237.73 yen dan berikut ke 230.36 yen sedangkan resistant di 245.96 yen dan berikut ke 248,4 yen.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



