(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (4/2) terpantau menguat 24,133 poin (0,36%) ke level 6.707,984 setelah dibuka naik ke level 6.702,686. IHSG menanjak mengarah ke level rekornya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah bursa Hang Seng yang melejit setelah liburan serta Wall Street yang tergelincir dipimpin saham big techs.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau mendatar 0,00% atau 0 poin ke level Rp 14.375, dengan dollar AS di pasar uang Asia merosot setelah melemah 4 hari di sesi global sebelumnya; menuju minggu bearish terburuk dalam 2 tahun terakhir di antara BOE yang menaikkan suku bunganya dan pertemuan ECB yang hawkish. Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.375.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,835 poin (0,28%) ke level 6.702,686. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,422 poin (0,26%) ke level 949,799. Siang ini IHSG menguat 24,133 poin (0,36%) ke level 6.707,984. Sementara LQ45 terlihat naik 0,18% atau 1,694 poin ke level 947,634.
Siang ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor transport yang menanjak 4,02%, diikuti sektor cyclical yang naik 2,27%.
Tercatat sebanyak 281 saham naik, 222 saham turun dan 166 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 825.749 kali transaksi sebanyak 12,901 miliar lembar saham senilai Rp 5,747 triliun.
Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,53%, dan Hang Seng yang turun 2,71%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Berkah Beton (BEBS) 4,85%, Waskita (WSKT) 3,82%, Semen Indonesia (SMGR) 3,42%, dan Barito (BRPT) 2,81%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak menanjak mengarah ke level rekornya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah bursa Hang Seng yang melejit serta Wall Street yang tergelincir dipimpin saham big techs. Berikutnya IHSG kemungkinan akan melanjutkan gain-nya menghampiri level rekor tertinggi sebelumnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.726 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.534, dan bila tembus ke level 6.480.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



