(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Senin 7 Februari 2022 harga biji-bijian semua naik setelah Laporan pengiriman Ekspor Mingguan USDA harga jagung naik, ekspor mingguan naik harga kedelai naik , harga gandum naik, pengiriman ekspor naik.
Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Senin untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Maret di CBOT naik 14.75 sen (2.38%) menjadi $6.325 per bushel.
Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Senin setelah Laporan pengiriman ekspor mingguan dimana jagung yang dikirim sebesar 1.053 MMT sampai 3 Februari, naik 17,419 MT dari minggu lalu tapi dibawah 1,586 MMT pada tahun lalu di minggu yang sama. Negara tujuan terbesar adalah Jepang sebesar 28.6% dari total, kemudian Mexico, Cina dan Colombia masing-masing 100k MT. Akumulasi ekspor jagung mencapai 18,597 MMT (732.15 mbu) sampai 3 Februari, sudah 30.2% dari perkiraan Januari dimana ekspor 13.9% dibanding 11.9% perkiraan sebelumnya.
Kedelai
Harga kedelai Maret di CBOT naik 28.25 sen (1.82%) menjadi $15.8175 per bushel, harga soymeal Maret naik $8.9 (2%) menjadi $452.8 per ton dan harga minyak kedelai Maret turun 2 sen (0.03%) menjadi $65.34.
Harga kedelai pada penutupan pasar hari Senin naik setelah laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 1.218 MMT sampai 3 Februari, turun 198k MT dari minggu lalu dan 688k MT dari tahun lalu pada minggu yang sama.Negara tujuan yang terbesar adalah Cina dengan 765,329MT yang dikirim. Total ekspor mencapai 37.643 MMT sampai 3 Februari, sudah 67.4% dari perkiraan total ekspor WASDE bulan Januari
Gandum
Harga gandum Maret di CBOT naik 5.5 sen menjadi $7.6875 per bushel.
Harga gandum naik pada penutupan pasar hari Senin setelah Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 417,750 MT gandum dikirim sampai 3 Februari naik dari 376,524 MT pada minggu lalu tapi turun 67,795 MT dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total ekspor pada tahun marketing ini sebesar 14.025 MMT sampai 3 Februari, sudah 17.7% dari total ekspor, sedangkan Laporan WASDE Januari 16.8% dari total.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



