(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao melanjutkan penurunannya pada penutupan pasar hari Kamis ke harga terendah 2 minggu, setelah hujan turun di Ivory Coast pada saat panen pertengahan tahun sehingga hasil panen diperkirakan meningkat.
Harga kakao Maret di ICE New York turun $22 (0.84%) menjadi $2,589 per ton dan harga kakao Maret di ICE London turun 1.28%.
Persediaan naik di Ivory Coast setelah pemerintah Ivory Coast melaporkan pada hari Senin bahwa petani di Ivory Coast mengirimkan kakao ke pelabuhan sebesar 1.6 MMT dari tanggal 1Oktober – 13 Februari 2022 naik 1.3% dari tahun lalu pada periode yang sama.
Harga kakao naik ke harga tertinggi 4 minggu pada hari Kamis lalu karena angin kering Harmattan melanda Afrika Barat dan kekeringan terjadi di perkebunan kakao sehingga mengganggu tanaman kakao mengakibatkan hasil panen kakao berkurang di Ivory Coast dan Ghana. Petani kakao melaporkan bahwa tanah di perkebunan kakao kelembabannya kurang karena kekeringan akibat angin Harmattan membuat tidak turunnya hujan.
Penurunan penyebaran virus covid di AS sehingga membuat pembatasan akan dilepaskan sehingga pertemuan – pertemuan bisa berlangsung lagi dan permintaan kakao akan naik kembali. Rata-rata 7 hari penambahan penderita covid di AS turun ke terendah 2 bulan pada hari Selasa sebesar 128,932
Data terakhir dari researcher IRI mengatakan bahwa penjualan retail coklat di AS pada kuartal 4 naik 5 % dari tahun lalu.
Permintaan kakao global pada kuartal ke 4 Mixed . The National Confectioners Association melaporkan pada hari Kamis lalu kakao yang digiling di AS turun 1.2% dari tahun lalu menjadi 116,614 MT lebih rendah dari lalu jumlah perkiraan naik +4.6% dari tahun lalu.
The European Cocoa Association melaporkan bahwa permintaan kakao untuk diproses kuartal ke 4 dari Eropa naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 365,826 MT diatas perkiraan naik 6% dari tahun lalu. Pada 2021 kakao yang diproses di Eropa naik 6.1% dari tahun lalu menjadi 1.46 MMT tertinggi sejak 1999.
Permintaan kakao untuk digiling dari Asia pada kuartal ke 4 naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 231,309 MT lebih tinggi dari perkiraan naik 2.3% dari tahun lalu.
Kenaikan ekspor kakao dari Nigeria, negara produsen kakao terbesar ke lima di dunia, ekspor di bulan Desember naik 190% dari tahun lalu menjadi 134,227 MT.
Persediaan kakao di AS berkurang membuat harga naik setelah persediaan kakao AS dalam pengawasan ICE pada 27 Januari turun ke jumlah terendah 9 1/2 bulan turun dari rekor tertingginya di 5.86 juta kantong (data dari 1999) pada 30 Juni dan persediaan kakao Uni Eropa turun ke jumlah terendah 9 ½ bulan pada 25 Januari . Jumlah persediaan kakao pada hari Rabu sebesar 4.749 juta kantong
The Ghana Cocoa Board pada hari Rabu 6 Oktober memperkirakan panen kakao Ghana di 2021/22 sebesar 950,000 MT turun 5.6% dari 1.05 MMT perkiraan panen 2020/21
Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,530 dan berikut di $2,500 sedangkan resistant pertama di $2,770 dan berikut di $2,790.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



