(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan anjlok lebih dari 2 persen pada perdagangan hari Kamis (24/2/2022), karena sentimen investor global sedang memburuk atas peluncuran operasi militer Rusia di Ukraina timur. Indeks Kospi terjun ke posisi terendah 1 bulan.
Kospi dibuka melemah tajam ikuti jatuhnya saham di bursa Wall Street dan pengumuman kebijakan moneter Bank of Korea yang tidak mengubah suku bunga di posisi 1,25 persen pada periode Februari 2022 dengan alasan pandemi dan krisis Ukraina. Kemudian kerugian saham semakin besar setelah laporan pasukan Rusia menyerang beberapa tempat di Ukraina.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 70,73 poin atau 2,6 persen menjadi 3.029,57. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 9,40 poin atau 2,58% ke posisi 355.04, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 360.77 dan sempat turun ke posisi terendah di 354.61.
Semua saham kapitalisasi besar ditutup anjlok cukup signifikan dengan saham pemimpin pasar Samsung Electronics anjlok 2,05 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix merosot 4,67 persen, saham operator portal internet Naver turun 2,1 persen, saham produsen mobil terkemuka Hyundai Motor turun 4,16 persen, saham LG Chem anjlok 6,79 persen dan saham pembuat baterai raksasa LG Energy Solution merosot 5,77 persen.



