Harga Semua Biji-Bijian Naik Pada Penutupan Pasar Hari Senin

508
jagung, kedelai, gandum

(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Senin 28 Februari 2022 Invasi Rusia ke Ukraina membuat harga komoditas biji-bijian mengalami kenaikan,sebagai bahan makanan  pokok diperkirakan kesulitan dalam pengirimannya, harga jagung naik, mengikuti kenaikan harga minyak mentah, harga kedelai naik, kesulitan dalam pendistribusian dan harga gandum naik mendekati limit kenaikan harga harian.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Senin untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Mei di CBOT naik 35 sen (5.34%) menjadi $6.9075 perbushel

Harga jagung pada penutupan pasar hari Senin naik setelah Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 1.543 MMT jagung dikirim sampai 23 Februari. Turun 34k MT dari minggu lalu turun dari 2.046 MMT di tahun lalu pada periode yang sama. Negara tujuan pengiriman terbesar Jepang sebesar 457k MT. Kemudian CIna 319k MT dan Mexico 319k MT. Pada tahun marketing ini total ekspor 23.187 MMT sampai 24 Februari turun 11.6% dari tahun marketing sebelumnya.

Kedelai

Harga kedelai Mei di CBOT naik 52.25 sen (3.30%) menjadi $16.3675 per bushel, harga soymeal Mei naik $3.6 (0.81%) menjadi $446.3 per ton dan harga minyak kedelai Mei naik $3.59 (5.21%) menjadi $72,52.

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Senin setelah laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 735,278 MT (27.02 mbu) kedelai dikirim sampai 24 Februari. Negara tujuan terbesar adalah Cina 61% dari total pengiriman mingguan.

Gandum

Harga gandum Mei di CBOT naik 74.25 sen (8.64%) menjadi $9.350 per bushel.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Senin naik hampir mencapai limit kenaikan harian karena invasi Rusia ke Ukraina.

Laporan pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 406,138 MT gandum dikirim sampai 24 Februari, turun dari 570,859MT pada minggu lalu tetapi naik naik 63k MT dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total ekspor pada tahun marketing ini sebesar 1.585 MMT (569 mbu atau 70% dari perkiraan total ekspor. Total pengiriman ekspor pada tahun ini sebesar 2.66 MMT (97.7 mbu) turun 182 mbu dari perkiraan.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting