Bursa Eropa 3 Maret Melemah, Saham Telecom Italia Anjlok 14% Lebih

606

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Eropa memangkas sedikit kenaikan awal sesi  dan jatuh ke wilayah negatif pada perdagangan hari Kamis (3/3/2022) dengan sentimen masih dibebani konflik di Ukraina.  Semua indeks utama melemah dengan indeks bursa Jerman paling tertekan.

Kekuatan awal sesi dipicu oleh pernyataan Ketua Fed AS Powell kepada Kongres AS yang mendukung kenaikan suku bunga 25 bps pada bulan Maret sambil menunjukkan ekonomi dapat menahan biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Kemudian dibayangi oleh laporan ekonomi yang lemah dari kawasan Euro seperti dara PMI jasa dan juga data komposit. Data PMI Komposit Jerman Naik Kurang dari yang Diharapkan
IHS Markit Germany Composite direvisi lebih rendah menjadi 55,6 pada Februari 2022 dari awal 56,2, tetapi masih menunjukkan pertumbuhan paling kuat dalam aktivitas sektor swasta dalam 6 bulan.

Demikian di bursa Inggris juga alami pelemahan yang dibayangi laporan data PMI jasa Inggris dan  PMI komposit yang naik kurang dari perkiraan awal  pada periode bulan Februari.

Dari laporan kuartalan terbaru di perusahaan Jerman, saham Lufthansa anjlok 7% lebih setelah mengatakan tidak dapat memberikan proyeksi  terperinci untuk 2022 karena perang di Ukraina dan pandemi. Selain itu, saham Telecom Italia anjlok 14% lebih dengan laporan  mengalami kerugian €8,6 miliar pada Q4 2021 karena penurunan nilai, karena mempersiapkan spin-off di jaringan daratnya.

Indeks utama bursa Eropa atau Pan European Stoxx 600 bergerak negatif dengan turun 2.63 poin atau 0,59 persen menjadi 443,70. Indeks bursa saham Jerman atau DAX Jerman anjlok 0,8 persen, indeks bursa saham Perancis atau CAC 40 anjlok 0,2 persen dan indeks bursa Inggris atau FTSE 100 anjlok 0,5%.

 

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting