Harga Gandum Kembali Naik Di Awal Minggu

518

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum kembali naik pada awal minggu karena Invasi Rusia ke Ukraina menyebabkan Ukrania tidak bisa melakukan panen sedangkan gandumnya sudah waktunya untuk panen, ditambah dengan serangan rudal Yemen ke kilang minyak Arab Saudi menyebabkan harga minyak kembali naik.

Harga gandum Eropa kembali naik pada hari Senin setelah perkiraan gencatan senjata terjadi di Ukraina memudar sehingga diperkirakan permintaan gandum di Uni Eropa akan meningkat.

Harga gandum Mei di Euronext Brazil naik 14.75 euro atau 4.08% menjadi 376.25 euro ($414.89) per ton.

Harga gandum di Chicago juga sempat naik 7 % karena tidak adanya ekspor dari Ukraina dan Rusia.

Harga gandum Mei di CBOT ditutup naik 55.5 sen (5.22%) menjadi $11.1925 per bushel.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Senin kembali naik, sempat mencapai harga limit harian tertinggi namun turun lagi walaupun harga gandum masih naik pada akhir pasar.

USDA melaporkan pengiriman ekspor mingguan sebesar 330,632 MT gandum selama minggu ini sampai 17 Maret naik 23k MT dari minggu sebelumnya tetapi hanya 50% dari tahun lalu pada minggu yang sama.

Harga gandum sempat turun pada minggu lalu karena pengharapan akan adanya gencatan senjata tetapi sampai hari ini belum sampai kesepakatan, sehingga pasar sangat perhatikan pergerakan ini setiap hari.

Gandum Rusia sdah kembali di pasar dunia tetapi volumenya turun jauh di bawah level sebelumnya

Harga Gandum Eropa juga naik karena pembelian melalui tender di pasar International sehingga akan menurunkan persediaan pada akhir musim, pergerakan harga sangat volatile pada minggu terakhir.

Permintaan gandum dari Uni Eropa meningkat dari Timur Tengah dan Afrika Utara.

USDA Ag Attache di Kazakhstan melaporkan produksi gandum 11.8 MMT di 2022/23 dan gandum yang dikirim 7.4 MMT. Brazil Economy Minister menghapuskan bea masuk impor gandum untuk sementara.

Cina melaporkan melepaskan 522,804 MT gandum dari persediaan dan dijual rata-rata 2,958 yuan/MT.

Canada’s Agriculture dan Agri Food mengurangi gandum yang ditambahkan ke persediaan sebesar 200k MT menjadi 3.8MMT, persediaan yang ketat diperkirakan akan lanjut sampai 2022/23 dengan perkiraan persediaan kembali naik 900k MT menjadi 4.7 MMT.

Analisa tehnikal untuk gandum di CBOT dengan support pertama $10.31 dan berikut ke $9.61 sedangkan resistant pertama di $11.61 kemudian ke $11.64.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting