(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia terus meningkat selama 4 sesi berturut hingga perdagangan di pasar komoditas sesi Eropa hari Senin (18/4/2022), yang naik ke posisi tertinggi 2 pekan. Kedua harga minyak acuan dunia seperti minyak WTI dan juga jenis Brent bergerak rally.
Harga minyak mentah naik karena karena krisis yang semakin sulit di Ukraina dan meningkatkan prospek sanksi barat yang lebih berat terhadap minyak Rusia di pasar energi global yang sudah ketat.
Ketegangan meningkat akhir pekan lalu ketika tentara Ukraina menolak ultimatum Rusia untuk meletakkan senjata di pelabuhan Mariupol yang hancur, tidak memberikan tanda-tanda gencatan senjata.
Harga minyak WTI juga melonjak 8,8% pekan lalu di tengah berita bahwa Uni Eropa mungkin secara bertahap melarang impor minyak Rusia. IEA telah memperingatkan bahwa sekitar 3 juta barel per hari minyak Rusia dapat ditutup mulai Mei dan seterusnya karena sanksi, atau pembeli secara sukarela menghindari kargo Rusia.
Menambah tekanan, Libya dilaporkan menghentikan operasi di ladang minyak El Feel dan pelabuhan minyak Zuteina pada hari Minggu setelah pengunjuk rasa mengambil alih situs tersebut.
Harga minyak mentah WTI untuk kontrak berjangka bulan Mei 2022 menguat 0,2% ke posisi US$107.15 per barel setelah dibuka pada posisi US$107.03, sedangkan untuk minyak acuan dunia atau jenis Brent menguat 0,34% ke posisi US$111.98 per barel.


