Harga Minyak Dunia 9 Juni Tertekan Berita Lockdown Baru di Shanghai

558

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah tertekan di pasar komoditas sesi Eropa  hari Kamis (9/6/2022)  setelah mencapai posisi tertinggi sejak 8 Maret di kisaran 14 tahun tertinggi sesi sebelumnya. Terpantau kedua benchmark harga minyak dunia baik WTI dan juga Brent melemah cukup signifikan.

Sentimen investor tertekan merespon berita dilockdownnya kembali sebuah distrik di kota Shanghai bernama distrik Minhang pasca ditemukannya empat kasus  baru covid-19 yang bergejala. Membangkitkan kembali kekhawatiran akan kelemahan permintaan  China yang menghiraukan laporan ekspor China yang meningkat cukup tinggi.

Sebelumnya harga minyak awal sesi berada di posisi lebih tinggi setelah EIA melaporkan  pasokan minyak mentah di hub Cushing turun ke level terendah sejak awal Maret, sementara persediaan bensin berada di level musiman terendah dalam delapan tahun.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak berjangka bulan Juli 2022 melemah 0,31% ke posisi US$121.74 per barel setelah dibuka pada posisi US$121.71, sedangkan untuk minyak acuan dunia atau jenis Brent melemah 0,19%  ke posisi US$123.35 per barel. Untuk pergerakan selanjutnya hingga penutupan sesi Amerika diperkirakan akan terus melemah.