(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Kamis setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan, karena naiknya ekspor mingguan lima kali dari tahun lalu. Namun tekanan terhadap kedelai terjadi karena menguatnya dolar AS yang menyebabkan harga kedelai AS lebih mahal dibanding kedelai Brazil sehingga Cina mengalihkan pembelian kedelai ke Brazil. Cuaca kering di daerah pertanian kedelai mengganggu pertumbuhan dari tanaman kedelai dan harga minyak mentah juga naik pada hari Kamis .
Harga kedelai Juli di CBOT naik 15.75 sen (0.93%) menjadi $17.09 per bushel, harga soymeal naik $12.25 (2.92%) menjadi $429.75 per ton dan harga minyak kedelai turun $1.33 (1.71%) menjadi $76.34.
Laporan Penjualan Ekspor Mingguan sebesar 317,157 MT kedelai dijual dari persediaan lama sampai 9 Juni, turun 27% dari minggu lalu tapi 5 kali dari tahun lalu pada minggu yang sama dan masih masuk dalam range perkiraan. Ekspor yang belum dikirim 60.278 MMT atau 2.215 bbu sampai 9 Juni, diatas perkiraan WASDE Juni 2.1%. Total Ekspor sebesar 1.866 bbu atau 86% dari perkiraan sampai 9 Juni. Untuk persediaan baru yang dipesan 407,995 MT, masuk dalam perkiraan tertinggi dan naik 6.5k dari tahun lalu pada minggu yang sama.
Laporan pembatalan ekspor pada hari Rabu sebesar 100k MT Dari negara tujuan tidak diketahui
Laporan Penggilingan Kedelai dari NOPA sebesar 171.07 mbu, dibawah perkiraan 171.55 mbu, naik dari bulan April 0.76% dan jumlah tertinggi di bulan Mei. Persediaan minyak kedelai sebesar 1,774 milyar lbs. Naik dari 1.765 milyar lbs, dan hasil minyak kedelai sebesar 12 lbs/bushel sesuai dengan perkiraan.
Cargill mengumumkan untuk menghentikan sementara proses penggilingan biji-bijian di Hull Inggris. Pabrik itu saat ini memproduksi 7,500 MT/hari sehingga mengurangi produksi per tahun 323k MT minyak canola dibandingkan dengan pabrik lainnya.
Argentina menaikkan campuran untuk biodieselnya menjadi 12.5% selama 2 bulan dimulai secepatnya.
Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $16.74 dan berikut ke $16.45 sedangkan resistant pertama di $17.02 dan berikut ke $17.43.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



