Harga Minyak 11 Juli di Eropa Melemah oleh Kekhawatiran Resesi Global

455

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia melemah di pasar komoditas sesi Eropa hari Senin (11/7/2022) dengan harga minyak WTI AS dan juga jenis Brent sedang terkoreksi dari rally 2 sesi berturut.

Secara teknikal pergerakan harga minyak WTI AS dan juga Brent selanjutnya masih berada di posisi yang lemah.

Turunnya harga minyak di awal pekan ini karena karena kekhawatiran tentang resesi global dan potensi pembatasan baru yang disebabkan oleh virus corona di konsumen utama China melebihi masalah sisi pasokan yang terus-menerus.

Kekhawatiran resesi global yang melemahkan permintaan terus mendominasi sentimen pasar karena bank sentral utama berlomba dengan kenaikan suku bunga agresif untuk memerangi lonjakan inflasi.

Meningkatnya kasus virus di seluruh China dan juga penemuan varian Omicron baru di Shanghai juga menimbulkan kekhawatiran tentang potensi lockdown lanjutan di negara itu.

Sementara itu, pasar tetap gelisah tentang rencana negara-negara Barat untuk membatasi harga minyak Rusia, dengan Presiden Vladimir Putin memperingatkan bahwa sanksi lebih lanjut dapat menyebabkan konsekuensi bencana di pasar energi global.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak berjangka bulan Agustus 2022 menguat  1,72% ke posisi US$102.99 per barel setelah dibuka pada posisi US$104.79. Sedangkan untuk minyak acuan dunia atau jenis Brent melemah  1,23%  ke posisi US$105.70 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak untuk kedua benchmark diperkirakan lebih rendah dari penutupan sebelumnya, dimana minyak WTI akan menemui kisaran support di 102.45 – 100.13 dan jika bergerak kuat akan mendaki ke kisaran resisten kuat di 106.15 – 107.50.

Lihat: Rekomendasi Emas Mingguan 11 – 15 Juli 2022: Resiko Turun Lebih Besar?

Untuk minyak Brent pergerakan selanjutnya dapat menjumpai kisaran support kuat di 103.26 – 100.13 jika turun menembus posisi 104.95.