(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Selasa 2 Agustus 2022 . Harga gandum, kedelai dan jagung semua turun.
Faktor cuaca sangat mempengaruhi harga kedelai, jagung dan gandum pada saat ini, dimana di sebagian negara bagian cuaca sudah membaik. Pengiriman pertama gandum dari Ukraina sangat mempengaruhi harga gandum. Masalah Geopolitik mempengaruhi ekspor dari AS.
Harga jagung turun, berkurangnya jagung yang digiling untuk etanol. Harga kedelai turun berkurangnya kedelai yang digiling.
Harga gandum turun, panen gandum musim dingin sudah mau selesai.
Harga pada Penutupan Pasar pada hari Selasa untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Desember di CBOT turun 15.5 sen (2.54%) menjadi $5.9425 per bushel.
Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa turun. Laporan jagung digiling untuk dibuat etanol bulan Juni 441.95 mbu turun 1% dari bulan sebelumnya, tetapi naik dari 4.34 mbu di Juni 2021. Produksi DDGS Distillery Dry Grain Soluble) bahan pembuat etanol, selama bulan Juni naik 1.919 juta ton naik dari 1.89 juta ton di bulan lalu.
Kedelai
Harga kedelai Nopember di CBOT turun 19.5 sen (1.39%) menjadi $13.8650 per bushel. Harga soymeal Desember naik $3.8 (0.95%) menjadi $403.1 per ton. Harga minyak kedelai Desember turun $1.87 ( 2.96%)menjadi $61.39.
Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Selasa. Laporan Bulanan USDA penggilingan kedelai di bulan Juni 174.06 mbu, sesuai dengan perkiraan. Turun dari bulan Mei 180.887 mbu tapi naik dari 161.73 mbu. Persediaan minyak kedelai 1.912 milyar lbs.
Gandum
Harga gandum September di CBOT turun 25.5 sen (3.19%) menjadi $7.7475 per bushel.
Harga gandum pada penutupan pasar hari Selasa turun. Panen gandum musim dingin sudah selesai 82% , naik dari 77% pada minggu lalu. Di bawah rata-rata 5 tahun sebesar 85% sampai 31 Juli.
Rusia’s Ag Ministry melaporkan hasil panen biji-bijian 51 MMT sampai 2 Agustus termasuk 44 MMT gandum.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting