(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah di sesi Eropa semakin murah hingga tertekan ke posisi terendah 6 bulan pada hari Rabu (8/8).
Sentimen tertekan prospek permintaan yang melemah setelah rilis data impor minyak China 9,5% lebih sedikit dibandingkan bulan Juli tahun lalu.
Selain itu dibayangi tekanan dari laporan meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan penurunan permintaan bensin.
Harga minyak mentah WTI untuk kontrak berjangka bulan September 2022 turun 0,75% ke posisi US$88.35 per barel setelah dibuka pada posisi US$88.46.
Sedangkan untuk minyak acuan dunia atau jenis Brent turun 0,53% ke posisi US$94.41 per barel.
Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak untuk kedua benchmark diperkirakan masih akan melemah.
Dimana minyak WTI akan menemui kisaran support di $87.05 apabila turun terus menembus $87.95.
Namun jika terkoreksi akan naik kembali ke $90.15 sebelum mendaki ke resisten kuat di $90.68



